Banjir melanda wilayah Lombok Barat dan Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, menyebabkan ribuan warga terdampak. Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung selama berjam-jam membuat sejumlah sungai meluap dan merendam permukiman penduduk.
Air menggenangi rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari selutut hingga dada orang dewasa di beberapa titik. Sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, jalan penghubung antar desa, dan lahan pertanian ikut terendam.
Warga yang terdampak terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, termasuk rumah kerabat dan fasilitas umum. Aktivitas ekonomi warga lumpuh sementara, terutama di sektor pertanian dan perdagangan kecil.
Pemerintah daerah bersama BPBD langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pendataan dan penanganan darurat. Bantuan logistik mulai disalurkan, meski akses ke beberapa wilayah masih terkendala genangan air.
Baca juga: Curhat Pengguna Yamaha XMAX: Plus dan Minus

Baca juga:Curhat Pengguna Yamaha XMAX: Plus dan Minus
Petugas mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih tinggi. Risiko banjir lanjutan dan longsor dinilai masih mengancam wilayah dengan kontur perbukitan.
Pengamat kebencanaan menilai banjir berulang di kawasan Lombok perlu penanganan jangka panjang. Normalisasi sungai, perbaikan drainase, serta pengelolaan daerah aliran sungai menjadi faktor penting.
Banjir ini kembali menegaskan pentingnya kesiapsiagaan bencana di daerah rawan. Koordinasi lintas instansi diharapkan mampu mempercepat pemulihan dan meminimalkan dampak lanjutan bagi masyarakat.