Senin, 2 November 2026 Berita Terkini & Terpercaya
tajasabjibazar.comtajasabjibazar.com
tajasabjibazar.com - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Menlu soal Ambisi Trump Kuasai Greenland: RI Non-B...

Menlu soal Ambisi Trump Kuasai Greenland: RI Non-Blok

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Sugiono, menegaskan sikap pemerintah RI yang tetap berpegang pada prinsip non-blok di tengah isu ambisi Presiden Amerika

Menlu soal Ambisi Trump Kuasai Greenland: RI Non-Blok

Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Sugiono, menegaskan sikap pemerintah RI yang tetap berpegang pada prinsip non-blok di tengah isu ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakuisisi wilayah Greenland — sebuah pulau strategis di kawasan Arktik yang merupakan wilayah otonom Denmark. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara saat kunjungan di luar negeri beberapa hari terakhir.

Sugiono menekankan bahwa Indonesia tidak memihak blok mana pun dalam konflik geopolitik global dan memilih menjaga kepentingan nasional, stabilitas, dan perdamaian dunia. Sikap ini menunjukkan konsistensi RI dalam menerapkan politik luar negeri bebas aktif, di mana Indonesia fokus mengutamakan dialog dan kerja sama internasional daripada konfrontasi.

Menurut Menlu, dunia saat ini sangat dinamis sehingga negara-negara perlu bijak menjaga kedaulatan dan kepentingan nasional masing-masing sambil tetap mendukung perdamaian global. Indonesia berharap agar ketegangan terkait isu Greenland dapat diselesaikan secara diplomatik tanpa memperuncing konflik.

Trump Tegaskan Ambisi Kuasai Greenland Demi Keamanan, Bukan Mineral Langka  | OneNews Update

Baca juga: 34.000 Warga Kota Malang Masuk Kategori Miskin Ekstrem

Baca juga:Lirik Lagu “Aperture” – Harry Styles

Selain itu, Trump dalam pidatonya tidak menutup kemungkinan pendekatan ekonomi dan keamanan menjadi alasan kuat ketimbang motivasi lain untuk meningkatkan kehadiran AS di kawasan Arktik.

Secara keseluruhan, Indonesia berkomitmen pada prinsip non-blok sambil mengedepankan perdamaian, dialog, dan kepentingan nasionalnya di tengah dinamika geopolitik internasional.